TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU — Pelaksanaan Khotbah Jumat Kliwon Masjid Baiturrahman Sliyeg Indramayu mengangkat tema krusial mengenai peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT serta pentingnya menjauhi segala bentuk kemaksiatan, khususnya peredaran minuman keras (miras) dan perjudian.
Dalam ceramahnya, khatib memberikan penjelasan mendalam tentang batasan takwa dan hal-hal krusial yang wajib dihindari oleh setiap Muslim. Salah satu sorotan utama adalah bahaya besar dari konsumsi minuman keras.
Khatib menegaskan bahwa minuman keras merupakan induk dari segala kejahatan. Dampak buruk yang ditimbulkannya sangat masif, mulai dari menghancurkan akal sehat manusia hingga memicu lonjakan angka kriminalitas akibat tindakan yang tidak produktif dan sia-sia.
Khotbah Jumat Masjid Jami Baiturrahman Desa Sliyeg, Angkat Tema Takwa Tanpa Diskriminasi
Lebih lanjut, diingatkan pula bahwa lingkaran hitam minuman keras melibatkan banyak pihak dari rantai penjualan hingga ke tangan peminumnya.
Hampir seluruh pihak yang terlibat menanggung dampak negatif serta menanggung beban dosa kolektif yang nyata.
Menghadapi realitas tersebut, masyarakat diimbau agar tidak bersikap acuh tak acuh atau tutup mata. Kepedulian sosial terhadap pengawasan peredaran minuman keras harus ditegakkan secara bersama-sama.
Hal ini menjadi langkah preventif yang krusial demi menyelamatkan masa depan generasi penerus dan anak-anak agar tidak terjerumus ke dalam lingkaran hitam kemaksiatan.







