TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sejumlah masjid di berbagai wilayah mengangkat tema nasionalisme dan syukur atas nikmat kemerdekaan dalam pelaksanaan ibadah Shalat Jumat.
Para khatib menekankan pentingnya menjaga persatuan, mengisi kemerdekaan dengan pembangunan yang positif, serta menjadikan nilai-nilai keimanan sebagai fondasi utama dalam mencintai Tanah Air.
Dalam khutbah Jumat yang disampaikan di berbagai pusat ibadah, khatib mengingatkan bahwa nikmat kemerdekaan yang dirasakan oleh bangsa Indonesia selama 81 tahun ini merupakan anugerah besar dari Allah SWT yang diraih melalui pengorbanan harta, darah, dan nyawa para syuhada serta pahlawan bangsa.
Oleh karena itu, sudah sepatutnya umat Islam di Indonesia mensyukuri nikmat tersebut dengan meningkatkan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara.
Khatib mengutip ayat suci Al-Qur’an dalam Surah Ibrahim ayat 7 untuk menegaskan pentingnya rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah dianugerahkan:
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Artinya:
Dan (ingatlah juga), ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat’. (QS. Ibrahim: 7).
Lebih lanjut, dalam pesan khutbah yang sarat akan makna kebangsaan tersebut, khatib juga menyinggung esensi kecintaan terhadap tanah air.
Semangat bela negara, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta merawat kerukunan antarumat beragama dipandang sejalan dengan ajaran Islam yang senantiasa menebarkan kedamaian, persaudaraan (ukhuwah), dan semangat gotong royong.
Sebagai teladan kecintaan terhadap tanah air, khatib turut menyitir ungkapan yang mencerminkan rasa cinta mendalam terhadap negeri tempat kelahiran:
مَا أَطْيَبَكِ مِنْ بَلَدٍ وَأَحَبَّكِ إِلَيَّ، وَلَوْلاَ أَنَّ قَوْمِي أَخْرَجُونِي مِنْكِ مَا سَكَنْتُ غيرَكِ
Artinya:
Alangkah indahnya engkau sebagai sebuah negeri, dan engkau adalah negeri yang paling aku cintai (Merujuk pada ekspresi kecintaan Rasulullah SAW terhadap tanah airnya, HR. Tirmidzi).
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini diharapkan dapat menjadi momentum refleksi spiritual bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan bangsa.
Menghindari segala bentuk perpecahan, dan bahu-membahu membangun Indonesia yang lebih maju, adil, serta diridhai oleh Allah SWT.








2 pemikiran pada “Khutbah Jum’at Hari Ini, Mensyukuri Kemerdekaan Adalah Kewajiban Moral dan Agama”