Today

Waspada Rekening Ditutup! Ini Daftar Saldo Minimum Mandiri, BCA, dan BRI per Maret 2026

Langkah ini diambil guna menjaga efisiensi administrasi serta memastikan keberlanjutan layanan digital yang semakin masif.
Langkah ini diambil guna menjaga efisiensi administrasi serta memastikan keberlanjutan layanan digital yang semakin masif.

TERBITJABAR.COM | JAKARTA – Memasuki kuartal pertama tahun 2026, tiga raksasa perbankan Indonesia—Bank Mandiri, BCA, dan BRI—kembali mengingatkan nasabah mengenai ketentuan saldo minimum yang berlaku pada berbagai jenis produk tabungan.

Langkah ini diambil guna menjaga efisiensi administrasi serta memastikan keberlanjutan layanan digital yang semakin masif.

Mandiri Fokus pada Segmentasi Digital
​Bank Mandiri terpantau mempertahankan fleksibilitas saldo melalui produk digital mereka. Untuk produk Mandiri Tabungan NOW, nasabah hanya diwajibkan menyisakan saldo sebesar Rp25.000.

Namun, bagi pemegang rekening Tabungan Rupiah (Reguler), batas aman saldo tetap dipatok pada angka Rp100.000. Bagi pelajar, program SimPel tetap menjadi pilihan paling ekonomis dengan syarat saldo minimal hanya Rp5.000.

BCA Jaga Standar Layanan Premium

Sementara itu, Bank Central Asia (BCA) tetap konsisten dengan kebijakan saldo ditahan untuk menjamin biaya operasional. Rekening Tahapan BCA masih memberlakukan saldo minimal Rp50.000, sedangkan untuk segmen gaya hidup melalui Tahapan Xpresi, nasabah diberikan keringanan dengan saldo minimal hanya Rp10.000.

Untuk nasabah segmen bisnis seperti Tapres, BCA menerapkan standar lebih tinggi yakni minimal Rp5.000.000 guna menunjang fitur transaksi yang lebih kompleks.

BRI Sasar Inklusi Keuangan Pelosok

Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memperkuat posisinya di sektor inklusi keuangan. Produk unggulan seperti Simpedes dan BritAma kompak menerapkan saldo minimal Rp50.000. BRI juga tetap mempertahankan skema saldo Rp5.000 untuk rekening Simpanan Pelajar, sebagai upaya edukasi finansial bagi generasi muda di seluruh pelosok negeri.

Peringatan Rekening Pasif (Dormant)

Otoritas perbankan mengimbau nasabah untuk tidak membiarkan saldo berada di bawah batas minimum dalam jangka waktu lama.

“Nasabah perlu memperhatikan bahwa rekening yang bersaldo nol atau di bawah batas minimum selama 6 hingga 12 bulan berturut-turut berisiko ditutup secara otomatis oleh sistem (dormant),” ujar pengamat perbankan dalam tinjauan pasar Maret 2026.

Masyarakat disarankan untuk rutin mengecek saldo melalui aplikasi mobile banking seperti Livin’ by Mandiri, BCA mobile/myBCA, atau BRimo guna menghindari biaya penalti atau penutupan rekening sepihak.

Related Post

Tinggalkan komentar