Tokoh Budaya Indramayu Ungkap Keistimewaan PWI-LS Jawa Barat

boniterbitjabar

Tokoh Budaya Indramayu Ungkap Keistimewaan PWI-LS Jawa Barat

TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU — Kehadiran Perjuangan Walisongo (PWI-LS) Jawa Barat, serta di tengah masyarakat Nusantara disambut antusias sebagai angin segar, Pada Hari Jum’at (18/9/2026).

Organisasi ini dinilai mampu menjadi wadah kebanggaan bagi warga negara yang peduli terhadap pelestarian keberlimpahan warisan budaya dan sejarah Islam di Indonesia.

Perjuangan yang diusung oleh Perjuangan Wali Songo Indonesia PWI-LS tidak lepas dari napas perjuangan para Walisongo. Secara garis besar, siapa pun yang berada di barisan perjuangan ini otomatis dikategorikan sebagai bagian dari keluarga besar ulama nusantara.

Hal tersebut disampaikan dan ditegaskan oleh tokoh budaya Kabupaten Indramayu, Kang Sarmin (Bapa Min). Menurutnya, keterlibatan aktif di dalam PWI-LS membawa kebanggaan tersendiri bagi para anggotanya.

“Alhamdulillah, bagi siapa saja yang masuk dan bergabung ke dalam PWI-LS, berarti mereka diakui sebagai santrinya Mbah Yai Fuad Abbas Buntet Cirebon. Beliau adalah sosok ulama besar sekaligus tokoh panutan,” ungkap Kang Sarmin saat di temui dilokasi kedai kopi di Indramayu.

Mbah Yai Fuad Abbas Buntet Cirebon dikenal luas sebagai ulama besar yang memiliki jasa dan pengaruh besar bagi umat, serta figur pahlawan nasional yang keteladanannya terus dikenang.

Pihaknya berharap narasi dan nilai-nilai perjuangan ini dapat terus digelorakan dalam setiap kesempatan pertemuan.

Pesan tersebut dinilai sangat penting sebagai bentuk doktrin positif guna mencetak kader-kader yang militan serta memperkuat basis simpatisan Perjuangan Wali Songo Indonesia PWI-LS Jawa Barat ke depannya.

Ruang publik, untuk memberikan informasi demi keberimbangan berita, redaksi media terbitjabar membuka ruang untuk melakukan koreksi serta hak sanggah kapan pun dikomon komentar.

Reporter: Chandra

Editor: Tabroni

Tinggalkan komentar

Hot Nows ionicons-v5-c