TERBITJABAR.COM | SUMEDANG – Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi melepas ribuan mahasiswa untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode Januari–Februari 2026.
Fokus utama dalam pengabdian kali ini adalah membantu Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menekan angka kemiskinan di wilayah tersebut.
Pelepasan ribuan mahasiswa ini dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, di Kampus Unpad Jatinangor, Sumedang, pada Jumat (9/1/2026).
Kehadiran pimpinan daerah tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan sosial.
Distribusi Mahasiswa ke Ratusan Desa
Berdasarkan data universitas, tercatat sebanyak 3.412 mahasiswa berpartisipasi dalam program KKN tahun ini. Mayoritas dari mereka, yakni sebanyak 2.635 mahasiswa, akan disebar ke 158 desa yang mencakup seluruh kecamatan (31 kecamatan) di Kabupaten Indramayu.
Sementara itu, Sekitar 777 mahasiswa lainnya akan menjalankan masa pengabdian di wilayah Kabupaten Sumedang.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama lintas entitas ini. Para mahasiswa akan langsung terjun ke akar rumput untuk melakukan pengabdian masyarakat,” ujar Lucky Hakim melalui keterangan tertulisnya.
Instruksi Gubernur dan Fokus Inovasi
Pengerahan mahasiswa dalam jumlah besar ke Indramayu ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Para mahasiswa diharapkan mampu menjadi katalisator dalam memetakan serta mencari solusi atas berbagai problematika daerah, khususnya masalah kemiskinan yang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemkab Indramayu.
Lucky Hakim pun menaruh harapan besar agar para mahasiswa tidak hanya sekadar hadir, tetapi juga mampu melahirkan inovasi nyata.
“Kami berharap ada gagasan baru atau inovasi dari mahasiswa yang dapat mendukung upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan secara efektif,” tambah Lucky.
Program KKN ini dijadwalkan akan berlangsung selama dua bulan ke depan, dengan harapan adanya perubahan positif bagi kemajuan desa-desa di Indramayu.














