Today

Tingkatkan Literasi Digital Guru, Pelatihan Konten Edukasi Viral Dukung SDGs Se Jawa Barat

sdgs media pendidikan

TERBITJABAR.COM | BANDUNG – Sebagai upaya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) sektor pendidikan, sebanyak 250 pendidik dan calon pendidik sekolah dasar di Jawa Barat mengikuti pelatihan pengembangan konten edukasi berbasis techno-pedagogy approach, Pada Hari Rabu (19/11/2025).

Pelatihan ini berlangsung selama jadwal yang sudah ditentukan yakni, dari tanggal 18 sampai 10 September 2025, bertujuan untuk menjawab tantangan rendahnya literasi digital di kalangan pendidik meski penetrasi internet di Jawa Barat mencapai 85,52%, serta upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi pendidik.

Berdasarkan data Survei APJII 2024, masyarakat Jawa Barat memang aktif menggunakan internet, namun mayoritas hanya untuk mengakses media sosial.

Sementara itu, Indeks Literasi Digital provinsi ini masih berada di angka 3,2 dari skala 5. Kondisi ini mendorong perlunya pelatihan yang tidak hanya fokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pada pendekatan pedagogis-etis dalam membuat konten yang dapat dimonetisasi.

“Pelatihan ini dirancang agar pendidik mampu menciptakan konten edukasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga memiliki daya virality tinggi sehingga dapat menjangkau orang tua dan masyarakat luas,” jelas Dr. Rusman, M.Pd., salah satu anggota tim pengabdi.

“Konten yang viral biasanya memiliki daya tarik emosional yang mendorong engagement tinggi.”

Program pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang di danai oleh Universitas Pendidikan Indonesia ini dilaksanakan melalui platform Pedagogi.id yang menerapkan metodologi pelatihan blended.

Peserta tidak hanya mendapatkan akses modul digital, tetapi juga pendampingan praktik dan evaluasi berkelanjutan.

Pendekatan techno-pedagogy dipilih untuk memastikan bahwa konten yang dihasilkan mempertimbangkan aspek pedagogis, etika, estetika, dan keamanan digital.
Pelatihan terbagi dalam tiga tahap utama.

Tahap pra-pelatihan meliputi analisis kebutuhan dan penyusunan materi.

Tahap pelaksanaan terdiri dari sosialisasi webinar, pelatihan intensif selama satu bulan, dan pendampingan. Tahap pasca-pelatihan akan meliputi evaluasi dampak.

Target luaran dari kegiatan ini termasuk publikasi di jurnal SINTA 4, video dokumentasi di YouTube, dan produk PkM yang dimanfaatkan mitra berbadan hukum.

Yang terpenting, program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pendidik dalam menghasilkan konten edukasi yang berkontribusi pada perubahan sosial dan budaya, serta dapat meningkatkan pendapatan para pendidik melalui ekonomi digital.

“Kami berharap para pendidik tidak hanya menjadi konsumen pasif di dunia digital, tetapi menjadi produsen konten edukatif yang mampu mendukung kesepahaman antara sekolah dan orang tua dalam mendidik generasi muda,” tambah Dr. Babang Robandi, M.Pd., Ketua tim PKM.

Kegiatan ini merupakan bagian dari roadmap pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dan diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap pencapaian SDGs bidang pendidikan, khususnya dalam menyediakan pendidikan berkualitas dan kesempatan belajar yang setara.

Tentang Pedagogi.id: Platform pembelajaran digital yang berfokus pada pengembangan profesionalisme pendidik di Indonesia.

Related Post

Tinggalkan komentar