Today

Pemerintah Pastikan MBG Tetap Berjalan Selama Ramadhan Melalui 4 Skema Penyesuaian

boniterbitjabar

Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan memastikan bahwa program unggulan Makan Bergizi Gratis
Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan memastikan bahwa program unggulan Makan Bergizi Gratis

TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU – Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan memastikan bahwa program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap berlangsung sepanjang bulan suci Ramadhan tahun 2026 ini.

Langkah ini diambil untuk menjaga konsistensi asupan nutrisi nasional, khususnya bagi para pelajar, meski sedang menjalankan ibadah puasa​.

Terlihat, Para murid sekolah SD Negeri Terusan Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu sedang makan MBG yang siap disajikan dengan begitu antusias penuh dengan keceriaan.

Dilansir dari berbagai sumber, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa terdapat empat mekanisme atau skema distribusi yang telah disiapkan agar program ini tidak terhenti. Penyesuaian ini dirancang agar tetap menghormati kekhusyukan ibadah tanpa mengesampingkan target pemenuhan gizi.

Bagi Siswa Muslim di Sekolah Umum:

Penyaluran tetap dilakukan pada siang hari saat jam sekolah, namun menu yang diberikan berupa makanan kering atau paket siap simpan (seperti susu, telur rebus, roti, dan buah). Makanan ini dimaksudkan untuk dibawa pulang dan dikonsumsi sebagai menu tambahan saat berbuka puasa atau sahur.

Bagi Lingkungan Pesantren.

Berbeda dengan sekolah umum, jadwal penyaluran di pesantren akan digeser sepenuhnya ke waktu berbuka puasa. Hal ini dimungkinkan karena unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) umumnya berada di dekat kawasan asrama santri.

Bagi Kelompok Rentan (Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita).

Pemerintah menegaskan tidak ada perubahan jadwal bagi kelompok ini. Ibu hamil dan balita akan tetap menerima distribusi makanan bergizi seperti hari biasa karena mereka termasuk kelompok prioritas yang tidak diwajibkan berpuasa secara penuh jika kondisi kesehatan tidak memungkinkan.

Bagi Siswa Non-Muslim di Daerah Mayoritas Non-Muslim.

Layanan MBG akan berjalan normal sesuai jadwal semula (makan siang di sekolah) tanpa ada perubahan jenis sajian maupun waktu distribusi.
​Menko Pangan, Zulkifli Hasan, menambahkan bahwa seluruh menu yang dibagikan selama Ramadhan telah melalui takaran ahli gizi di setiap SPPG untuk memastikan kualitasnya tetap terjaga meski ada perubahan bentuk menjadi menu kering.

“Program ini adalah investasi jangka panjang untuk mencegah stunting, jadi tidak boleh terputus. Kita hanya menyesuaikan teknisnya agar ibadah tetap lancar, namun gizi tetap masuk,” pungkasnya dalam kunjungan kerja di Gowa, Sabtu (7/2/2026).

Related Post

Tinggalkan komentar