TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, ST, melaksanakan agenda Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 yang dipusatkan di Hotel Prima Kabupaten Indramayu, Pada Hari Sabtu (7/2/2026)
Kegiatan ini menjadi langkah konkret parlemen dalam memastikan setiap rupiah anggaran daerah dikelola secara transparan dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Sebagai legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar XII (Indramayu, Kabupaten/Kota Cirebon), Ono menegaskan bahwa fungsi pengawasan adalah instrumen vital untuk menjaga kualitas tata kelola pemerintahan tetap pada jalurnya.
Fokus pada Visi “Lembur di Urus, Kota di Tata
Dalam pemaparannya, Ono Surono menggarisbawahi pentingnya mewujudkan visi “Jabar Istimewa” melalui penguatan dari level terbawah. Ia menyoroti pilar “Lembur di Urus” sebagai kunci keberhasilan pembangunan provinsi.
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus aktif memastikan seluruh desa berdaya maksimal. Segala persoalan pemerintahan bermula dari desa sebagai unit terkecil. Jika desa terurus, maka fondasi pembangunan kita akan kuat,” tegas Ono.
Secara spesifik, ia mendorong adanya pelatihan bagi operator desa di seluruh Jawa Barat. Hal ini bertujuan agar pembangunan infrastruktur, khususnya akses jalan yang bersumber dari anggaran provinsi, dapat terealisasi dengan kualitas tinggi dan perencanaan yang matang.
Sinergi dan Pelayanan Publik
Kegiatan ini juga berfungsi sebagai ruang dialektika antara legislatif dan pemangku kepentingan untuk mengevaluasi program kerja pemerintah daerah. Ono berharap sinergi ini melahirkan pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik yang akuntabel.
Dinamika Politik: Komitmen PDIP Menuju 2029
Di sela kegiatan tersebut, Ono yang juga tokoh senior PDI Perjuangan turut menyinggung arah birokrasi dan peta politik di Kabupaten Indramayu. Ia menegaskan bahwa partai berlambang banteng moncong putih tersebut tetap solid menjadikan kadernya sebagai jembatan perubahan bagi rakyat.
Menatap kontestasi politik mendatang, Ono menunjukkan optimisme tinggi untuk mengembalikan basis massa di tanah kelahirannya.
“PDI Perjuangan berkomitmen mendapatkan kembali kepercayaan penuh dari masyarakat Indramayu pada tahun 2029. Kami akan merebut kembali suara masyarakat yang sempat bergeser akibat berbagai dinamika politik masa lalu,” pungkasnya dengan nada optimistis.














