TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU – Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan, suasana khidmat menyelimuti Masjid Syekh Abdul Manan (Islamic Center Indramayu).
Dalam pelaksanaan salat Jumat pekan ini, khotib mengangkat tema sentral mengenai esensi Takwa sebagai kompas utama bagi umat Muslim dalam menuntaskan sisa perjalanan di bulan suci.
Dalam khotbahnya, disampaikan bahwa Ramadan kini telah “berada di tengah jalan”, yang berarti tinggal selangkah lagi menuju hari kemenangan, Pada Jum’at (6/3/2026).
Momentum ini menjadi pengingat bagi jemaah agar tidak mengendorkan semangat ibadah, melainkan justru semakin memperkuat kedekatan diri kepada Sang Pencipta.
Takwa sebagai Wujud Kepedulian Sesama
Khotib menekankan bahwa jalan menuju takwa untuk meraih rida Allah SWT sangatlah luas. Takwa tidak hanya diukur melalui ibadah ritual, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam membantu sesama, terutama di bulan yang penuh berkah ini.
Beberapa poin utama yang ditekankan dalam khotbah tersebut meliputi, Konsistensi Beribadah, Menjaga kualitas puasa hingga akhir Ramadan demi meraih derajat takwa yang sesungguhnya.
Kepedulian Sosial, Mengulurkan tangan kepada fakir miskin dan mereka yang sedang dalam kesulitan memuliakan Anak Yatim, Memberikan perhatian dan santunan sebagai bentuk ketaatan atas perintah agama.
“Jalan menuju takwa sangatlah banyak. Dengan berbagi dan peduli terhadap orang-orang yang membutuhkan, kita sedang meniti jalan pintas untuk mendapatkan rida Allah SWT,” pesan khotib di hadapan ribuan jemaah Masjid Syekh Abdul Manan.
Melalui pesan ini, jemaah diajak untuk menjadikan sisa Ramadan sebagai ajang transformasi diri menjadi pribadi yang lebih saleh secara individu maupun sosial, hingga nantinya benar-benar meraih kemenangan yang fitri.














