TERBTJABAR.COM – INDRAMAYU – Organisasi Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS) DPD Kabupaten Indramayu secara resmi melayangkan surat keberatan terkait rencana kehadiran Habib Syech pada kegiatan Indramayu Bersholawat.
Acara yang dijadwalkan berlangsung pada Hari Minggu tanggal 25 Oktober 2026 di Lapangan Atlet Spot Center Indramayu tersebut rencananya akan menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.
Surat pernyataan keberatan bernomor resmi dari PWI-LS DPD Kabupaten Indramayu tersebut ditujukan langsung kepada Bupati Indramayu dan tercatat telah diterima oleh Sub Bagian TU dan Kepegawaian pada hari Jumat, 16 Oktober 2026.
Dalam surat bertanggal 12 Oktober 2026 yang ditandatangani oleh Ketua DPD PWI-LS Indramayu, Kyai Zamroni, dan Sekretaris Fiqih Rifai, S.Pd., pihak ormas menyatakan penolakan tegas terhadap kehadiran Habib Syech dalam acara tersebut.
PWI-LS menilai kegiatan yang menghadirkan penceramah tersebut bertentangan dengan AD-ART organisasi mereka.
Selain itu, mereka menuding adanya dugaan provokasi serta unsur informasi fiktif yang dinilai merendahkan kiyai pribumi dari aspek adat, budaya, maupun sejarah.
”Dengan ini, kami meminta Kapolres Indramayu untuk bertindak tegas melarang Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf hadir pada kegiatan tersebut dan di kegiatan mana pun di Kabupaten Indramayu,” tulis pimpinan
Sebagai solusinya, pihak PWI-LS mengusulkan agar posisi penceramah digantikan oleh ulama dan kiyai lokal/pribumi yang tidak terafiliasi dengan kelompok habib maupun Rabithah Alawiyah.
Surat keberatan tersebut turut diketahui oleh Kasepuhan DPD PWI-LS Indramayu, KH. Baeduri, M.SI., DR. KH. Ibrohim Nawawi, M.Pd., serta Panglima Laskar Sabilillah DPD PWI-LS Kab. Indramayu, Purn. Sukeno, dan ditembuskan ke pengurus tingkat provinsi (DPW) hingga pusat (PP PWI-LS).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Indramayu maupun panitia penyelenggara Indramayu Bersholawat terkait respons terhadap surat keberatan tersebut.
Redaksi