TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU – Akses aktivitas warga di Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, terganggu akibat genangan air yang merendam badan jalan utama.
Berdasarkan pantauan media pada Selasa (27/1/2026), banjir setinggi betis orang dewasa ini menyebabkan sejumlah kendaraan roda dua mengalami mogok mesin.
Sedikitnya terlihat tiga sepeda motor terpaksa didorong oleh pemiliknya setelah nekat menerjang genangan air. Banjir ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang turun sejak beberapa waktu terakhir, diperparah dengan buruknya sistem drainase di kawasan tersebut.
Menurut salah seorang pengendara motor yang melintas, air tidak dapat mengalir karena tertahan oleh tanggul beton. Posisi jalan yang terjepit membuat air terperangkap tanpa ada saluran pembuangan menuju sungai yang berada di sisi kanan jalan.
“Air tergenang karena memang tidak ada pembuangan di bagian kiri tanggul. Sementara di bagian kanan itu sungai, tapi karena tidak ada sodetan atau lubang drainase dari tanggul beton, akhirnya air tertahan di jalanan dan tidak bisa mengalir ke sungai,” terangnya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi Jalan Raya Desa Panyindangan Kulon dilaporkan masih terendam air. Warga mengeluhkan belum adanya tindakan nyata atau solusi cepat dari pemerintah desa setempat maupun dinas terkait untuk mengatasi genangan tersebut padahal, akses ini merupakan jalur krusial bagi mobilitas ekonomi warga sehari-hari.
Masyarakat dan pengguna jalan pun diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi wilayah tersebut, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi menurunkan hujan lebat yang dapat memicu banjir lebih dalam.














