TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU – Tumpukan sampah di Blok Kujang, RT 18 / RW 06, Desa Lamaran Tarung, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, kian meresahkan warga setempat.
Masyarakat mengeluhkan lambatnya mobilisasi pengangkutan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu yang dinilai tidak menepati komitmen awal.
Sebelumnya, Armada truk sampah dari DLH Kabupaten Indramayu rutin mengangkut sampah di lokasi tersebut sekali dalam seminggu.
Namun, belakangan ini aktivitas pengangkutan mendadak mandek hingga berbulan-bulan, sehingga menyisakan tumpukan sampah yang menggunung.
Akibat tidak adanya kepastian dari pihak terkait, warga terpaksa mengambil jalan pintas dengan membakar sampah guna menekan volume dan mengurangi bau menyengat.
Salah seorang warga Blok Kujang, Caswadi, mengungkapkan kekecewaannya saat dikonfirmasi oleh awak media di kediamannya.
Menurutnya, aroma busuk dari tumpukan sampah yang berada di dekat permukiman sangat mengganggu kenyamanan. Ia mengaku sudah pernah mengadukan persoalan ini kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Lamaran Tarung, namun hingga kini belum mendapatkan respons konkret.
“Sampah ini biasanya rutin diangkut truk DLH, tapi akhir-akhir ini macet sampai berbulan-bulan. Warga akhirnya terpaksa membakar sampah itu supaya tidak makin menumpuk dan bau,” ujar Caswadi.
Sebelumnya, keresahan ini juga sempat viral di media sosial. Melalui jejaring daring, warga menyuarakan keluhan mereka dan mendesak agar DLH Kabupaten Indramayu bersama Pemdes Lamaran Tarung segera turun tangan membersihkan lokasi sebelum tumpukan sampah kian meluas dan memicu masalah kesehatan.
Keluhan serupa datang dari Wati, seorang ibu rumah tangga di Blok Kujang. Ia berharap penuh agar instansi berwenang segera mengevakuasi sampah-sampah tersebut.
“Kami mohon agar sampah ini cepat diangkut. Baunya sudah sangat menyengat dan mengganggu lingkungan rumah,” keluhnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak terkait. Saat dikonfirmasi oleh awak media terbitjabar.com, pihak Pemdes Lamaran Tarung justru enggan memberikan penjelasan lebih dalam dan memilih melemparkan pertanyaan balik terkait persoalan tersebut hingga berkata ” Embuh”.
Reporter: Hermanto








3 pemikiran pada “Keluhan Sampah Blok Kujang Mandeg, Respons Pemdes Lamaran Tarung Malah Bilang “Embuh””