TERBITJABAR.COM |INDRAMAYU — Insiden kebakaran melanda kawasan Pelabuhan Perikanan Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jumat (7/8/2026).
Peristiwa ini menghanguskan satu unit mobil mewah, tiga perahu nelayan, serta sebuah warung akibat percikan api saat proses pengisian solar industri.
Kebakaran bermula ketika mobil tangki milik PT PBP Trans Group menyalurkan solar industri ke kapal milik Hj. Yuni.
Menurut nakhoda kapal, Makani, meski seluruh awak kapal telah mematuhi aturan larangan merokok, api tiba-tiba muncul di sekitar pompa alkon saat proses pengisian BBM hampir rampung.
Awak kapal sempat berupaya melakukan penanganan darurat menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan menjatuhkan toren penampungan BBM ke laut.
Namun, sisa solar di dalam wadah serta tiupan angin kencang membuat kobaran api dengan cepat membesar dan tak terkendali.
KM Mandala (milik H. Kodori), KM Nurhidayah Utama (milik KPL Mina Sumitra), dan satu kapal nelayan milik Hj. Waryati dan Satu unit mobil Fortuner milik Hj. Yuni serta sebuah warung di sekitar lokasi hangus terbakar.
Insiden ini memicu gelombang keresahan di kalangan pekerja dan pengusaha nelayan setempat terkait standar keselamatan kerja (K3) serta pengawasan distribusi BBM.
Mewakili para nelayan, Mutadi mendesak Polres Indramayu untuk melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti kebakaran dan memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian.







