TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU — Harapan Cardina (55), warga Desa Cantigi Kulon Blok Karang Balong RT.01 RW 01, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, untuk memiliki tempat tinggal yang layak tampaknya harus kembali bertepuk sebelah tangan.
Sudah tiga kali diajukan dalam program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), rumahnya hingga kini tak kunjung mendapat kejelasan untuk dilakukan perbaikan.
Sebagai pekerja serabutan dengan kondisi ekonomi yang serba sulit, Cardina mengaku kerap menerima janji manis dari sejumlah pihak yang mendatangi rumahnya dan mengaku akan membantu memasukkannya ke dalam program pemerintah tersebut. Namun, janji tinggal janji, pengajuan tersebut berulang kali hilang tanpa jejak.
Akibatnya, ia bersama sang istri harus hidup dalam bayang-bayang kecemasan, terutama saat musim hujan tiba. Atap rumahnya kerap bocor dan dikhawatirkan sewaktu-waktu bisa roboh.
”Tiga kali diajukan, sudah difoto dan dilihat langsung oleh orang yang mengaku perwakilan dari desa setempat, tapi sampai sekarang belum ada kepastian,” ujar Cardina kepada awak media, Sabtu (31/7/2026).
Menanggapi hal tersebut, Juru Tulis (Jurtulis) Desa Cantigi Kulon, Afif, beralasan bahwa pengajuan Rutilahu untuk Cardina terkendala oleh status lokasi rumah yang disebut berada di atas tanah pemerintah (PU).
Kendati demikian, dari hasil pantauan dan penelusuran langsung di lapangan, fakta menunjukkan kondisi sebaliknya.
Rumah Cardina terbukti berdiri di atas lahan milik pribadi yang telah bersertifikat sah. Artinya, secara administratif dan teknis, kediaman Cardina sangat memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat Program Rutilahu.

Melihat kondisi memprihatinkan tersebut, pihak redaksi media Terbitjabar.com mendesak Pemerintah Desa Cantigi Kulon beserta instansi terkait di Kabupaten Indramayu untuk segera turun tangan meninjau ulang dan memasukkan rumah Cardina ke dalam daftar penerima program Rutilahu demi keselamatan dan kesejahteraan warga kurang mampu.
Hingga berita ini ditulis pada hari Sabtu (31/7/2026), belum ada keterangan resmi dari pihak Kecamatan Cantigi untuk mengkonfirmasi keluhan warganya di kediaman rumah bapak Cardina.
Reporter: Hermanto








3 pemikiran pada “Ironis! Tiga Kali Masuk Pendataan, Rumah Warga Cantigi Indramayu Ini Tak Kunjung Tersentuh Program Rutilahu”