TERBITJABAR.COM | JOMBANG — Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang akan digelar di Tambakberas, Jombang, JAWA TIMUR. Pada tanggal 27 – 31 Agustus 2026.
Beredar informasi, Peta persaingan bursa pencalonan pimpinan tertinggi di PBNU menunjukan pergeseran yang cukup signifikan.
Sejumlah nama dari kader yang sebelumnya gencar dikabarkan maju Sebagai kandidat calon Rois Aam maupun Ketua Umum PBNU periode mendatang terpantau mulai melemah.
Berdasarkan desas-desus dan informasi yang berkembang di kalangan Pengurus Wilayah (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Arus dukungan terkini justru mengerucut pada figur Nama Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj yang disebut-sebut sebagai figur terkuat untuk di posisikan sebagai Rois Aam Syuriah, sementara KH. Yusuf Chudori (Tegalrejo) menguat sebagai Calon kandidat Ketua Umum PBNU.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa basis para pemilih di tingkat wilayah dan cabang enggan berspekulasi.
Kendati demikian, Para pengurus di daerah tampak lebih memilih mempercayakan kepemimpinan NU ke depan kepada kader-kader yang rekam jejak dan kapabilitasnya sudah benar-benar teruji dalam mengelola organisasi besar ini.
Dinamika dan prinsip kehati-hatiann oleh para nahdliyin dalam menyikapi estafet kepemimpinan kini turut ditekankan melalui prinsip internal organisasi.








3 pemikiran pada “Jelang Muktamar NU ke-35, Arus Dukungan PWNU dan PCNU Tertuju pada Said Aqil dan KH. Yusuf Chudori”