TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU – Proses evakuasi sebuah truk kontainer yang mengalami kecelakaan di Jalur Pantura, kawasan Karangsinom Indramayu, tengah berlangsung pada Minggu (3/5/2026) siang. Upaya penderekan armada besar tersebut memicu kemacetan parah di kedua arah.
Kecelakaan yang terjadi di salah satu titik vital jalur logistik Pulau Jawa ini memaksa petugas kepolisian memberlakukan sistem contraflow.
Langkah ini diambil untuk memberikan ruang bagi alat berat melakukan proses evakuasi badan truk yang menutup sebagian badan jalan.
Akibat dari penyempitan jalur tersebut, penumpukan kendaraan tidak terhindarkan dari Arah Jakarta Antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer.
Dari Arah Cirebon, Laju kendaraan tersendat akibat volume kendaraan yang dialihkan ke jalur berlawanan.
Pihak berwenang mengimbau para pengguna jalan yang akan melintasi kawasan Karangsinom untuk tetap bersabar atau mencari jalur alternatif jika memungkinkan.
“Saat ini proses derek masih terus diupayakan agar jalur dapat segera normal kembali. Kami meminta pengendara untuk mengikuti instruksi petugas di lapangan guna menghindari penumpukan yang lebih parah,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berfokus pada pembersihan puing dan pemindahan posisi kontainer agar arus lalu lintas dapat dibuka secara bertahap.
Belum ada laporan resmi mengenai penyebab pasti kecelakaan maupun korban jiwa dalam peristiwa ini**














