Today

PT ADHI Green dan Desa Camara Kulon Gelar Penyerahan Bibit Mangrove untuk Rehabilitasi Pesisir

boniterbitjabar

Dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan menanggulangi ancaman abrasi, PT ADHI Green melaksanakan kegiatan
Dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan menanggulangi ancaman abrasi, PT ADHI Green melaksanakan kegiatan

TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU – Dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan menanggulangi ancaman abrasi, PT ADHI Green melaksanakan kegiatan penyerahan bibit mangrove secara simbolis kepada masyarakat Desa Camara Kulon, Kecamatan Losarang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Rehabilitasi Mangrove yang menyasar wilayah pesisir strategis di Kabupaten Indramayu.

Acara yang berlangsung di Desa Camara Kulon ini dihadiri oleh Bupati Lucky Hakim dan jajaran manajemen PT ADHI Green, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi hutan mangrove sebagai benteng alami pelindung daratan dari gelombang laut serta menjadi tempat berkembang biaknya biota laut.

Komitmen Pelestarian Lingkungan

Perwakilan dari PT ADHI Green menyampaikan bahwa pemberian bibit ini bukan sekedar bantuan seremonial, melainkan bentuk komitmen nyata perusahaan terhadap pelestarian lingkungan hidup (environmental sustainability).

Melalui penanaman kembali di lokasi kritis, diharapkan ekosistem yang sempat rusak dapat pulih dan memberikan manfaat ekonomis jangka panjang bagi warga sekitar.

​Dukungan Masyarakat Lokal

Sudarno, Kepala Desa Camara Kulon menyambut baik inisiatif ini, dirinya menegaskan bahwa kesadaran masyarakat dalam menjaga bibit-bibit yang telah diserahkan adalah kunci keberhasilan program rehabilitasi ini.

“Kami sangat mengapresiasi langkah PT ADHI Green. Rehabilitasi ini sangat krusial bagi desa kami untuk menjaga garis pantai dan mendukung ekosistem lokal yang berkelanjutan,” ujar perwakilan desa dalam sambutannya.

Target Rehabilitasi

Program rehabilitasi di Kecamatan Losarang ini akan dipantau secara berkala untuk memastikan bibit mangrove dapat tumbuh dengan maksimal dan tepat sasaran.

Selain penanaman, kedepannya diharapkan muncul edukasi berkelanjutan bagi warga mengenai pentingnya menjaga kawasan hutan payau sebagai bagian dari mitigasi bencana perubahan iklim.

Dengan dimulainya langkah ini, Desa Camara Kulon diharapkan dapat menjadi salah satu contoh keberhasilan restorasi lingkungan yang berbasis kolaborasi antara sektor swasta dan masyarakat desa di wilayah Jawa Barat.

Related Post

Tinggalkan komentar