TERBITJABAR.COM | JAWA TIMUR — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi memasuki babak kepemimpinan baru. KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Ikin, Telah mengemban amanah sebagai Ketua Umum PBNU ke-13 untuk masa khidmah 2026–2031.
Perjalanan panjang organisasi Islam terbesar di Indonesia ini telah melewati berbagai era kepemimpinan dengan corak perjuangannya masing-masing. Dari era KH. Hasan Gipo hingga kepemimpinan KH. Abdul Hakim Mahfudz saat ini, setiap masa telah meninggalkan jejak pengabdian, perjuangan, keilmuan, dan khidmah yang kokoh bagi umat, bangsa, dan Nahdlatul Ulama.
Seiring dengan transisi kepemimpinan tersebut, apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya disampaikan kepada KH. Yahya Cholil Staquf atas seluruh pengabdian serta kepemimpinannya selama menakhodai PBNU.
Segala bentuk perjuangan dan kontribusi yang telah diberikan diharapkan menjadi amal jariyah serta memperoleh balasan terbaik dari Allah SWT.
Di bawah kepemimpinan yang baru, harapan besar disematkan agar KH.Abdul Hakim Mahfudz senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan.
Kepemimpinan ini diharapkan mampu membawa NU semakin maju, bermartabat, dan memberikan kemaslahatan yang luas, baik di tingkat nasional maupun internasional, serta mengangkat marwah organisasi semakin tinggi di tengah masyarakat dunia.
Selamat mengemban amanah kepada KH. Abdul Hakim Mahfudz. Semoga Nahdlatul Ulama senantiasa kuat, teduh, dan terus menjadi pilar kedamaian bagi seluruh umat.**







