TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU – Warga Blok Magas, Desa Panyingkiran Lor, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu mendadak geger pada Hari Selasa (19/5/2026), setelah ditemukannya sesosok mayat bayi yang diduga sengaja dibuang di saluran irigasi (selokan) persawahan setempat, Pada Hari Rabu (20/5/2026).
Berdasarkan keterangan dari Ketua RT 15 RW 04, Ibu Castiri, penemuan jasad bayi tersebut pertama kali diketahui oleh seorang petani setempat bernama Mang Kus.
“Iya menemukan jasad bayi dengan kondisi dibungkus kain” terangnya pada awak media pada hari Rabu (20/5/2026)
Peristiwa bermula saat Mang Kus sedang membersihkan selokan air yang mengalir menuju area persawahan miliknya. Saat sedang beraktivitas, perhatiannya tertuju pada sebuah ember berwarna hitam yang tergeletak di dalam selokan.
Curiga dengan isi ember tersebut, Mang Kus kemudian mendekat untuk memastikannya. Di dalam ember, ia menemukan sebuah bungkusan kain yang diduga merupakan seragam sekolah.
Namun, alangkah terkejutnya ia saat membuka bungkusan tersebut dan mendapati sesosok mayat bayi di dalamnya.
Kondisi jasad bayi malang tersebut dilaporkan sudah dalam keadaan membengkak dan mengeluarkan aroma menyengat yang sangat tajam.
Mendengar kabar tersebut, warga setempat langsung berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian untuk melihat secara langsung.
Pihak pemerintah desa dan aparat kepolisian sektor setempat segera dihubungi dan langsung meluncur ke TKP untuk melakukan identifikasi awal serta mengevakuasi korban.

Gambar: Lokasi Penemuan Jasad Bayi
Mengingat jasad bayi dengan kondisi dibungkus diduga dengan menggunakan seragam sekolah, muncul dugaan kuat di kalangan masyarakat setempat bahwa pelaku pembuangan bayi tersebut merupakan oknum remaja atau pelajar yang mencoba menyembunyikan hasil hubungan di luar nikah.
Hingga berita ini diturunkan, kasus penemuan mayat bayi ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut, termasuk mencari tahu siapa orang tua kandung yang tega membuang darah dagingnya sendiri.
Reporter: Hermanto














