Today

Resah Praktik Prostitusi Terselubung, Warga Blok Karangbaru Pasang Spanduk Penolakan

Warga mensinyalir adanya praktik sewa kamar dengan sistem "short time" atau per jam, yang seringkali diidentikkan dengan aktivitas...
Warga mensinyalir adanya praktik sewa kamar dengan sistem "short time" atau per jam, yang seringkali diidentikkan dengan aktivitas...

TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU – Suasana di Blok Karangbaru, Desa Singajaya Indramayu mendadak mencekam menyusul aksi protes keras yang dilakukan oleh warga setempat, Pada Hari Selasa (5/5/2026).

Warga secara serentak memasang berbagai spanduk penolakan di sudut-sudut lingkungan sebagai bentuk perlawanan terhadap praktik penyalahgunaan rumah kos yang diduga kuat menjadi tempat prostitusi.

Diduga adanya Modus Sewa “Per Jam” Membuat
​Keresahan warga memuncak setelah mencium adanya aktivitas mencurigakan di salah satu rumah kos di wilayah tersebut.

Warga mensinyalir adanya praktik sewa kamar dengan sistem “short time” atau per jam, yang seringkali diidentikkan dengan aktivitas non-residensial yang melanggar norma.
​”Kami sudah sangat geram.

Lingkungan yang seharusnya tenang kini justru dicemari oleh aktivitas yang tidak pantas. Model sewa per jam itu sangat mencurigakan dan jelas-jelas mengarah ke praktik prostitusi,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Sebagai bentuk peringatan keras, warga membentangkan spanduk-spanduk bernada protes di sepanjang jalan masuk Blok Karangbaru.

Langkah ini diambil karena warga merasa marwah desa mereka mulai terusik oleh kehadiran tamu-tamu asing yang datang dan pergi dalam durasi singkat di rumah kos tersebut.

​Dalam aksinya, warga menyampaikan tiga tuntutan utama:
​Penertiban Segera, Mendesak pemilik kos untuk kembali ke fungsi awal sebagai hunian jangka panjang, bukan tempat singgah sesaat.

Meminta Pemerintah Desa (Pemdes) Singajaya untuk segera turun tangan melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Meminta pihak berwajib menindak tegas oknum yang memfasilitasi praktik prostitusi terselubung ini.

​Warga berharap respons cepat dari pihak berwenang sebelum mereka mengambil tindakan lebih jauh. Menjaga ketenangan dan keasrian desa menjadi harga mati bagi masyarakat Singajaya Blok Karangbaru.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berjaga-jaga dan mengawasi aktivitas di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada lagi praktik serupa yang beroperasi.

Related Post

Tinggalkan komentar