TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU – Pemandangan tiang listrik dan tembok warga yang dipenuhi stiker layanan sedot WC menjadi hal yang lumrah di wilayah Kabupaten Indramayu. Di balik maraknya stiker tersebut, terdapat geliat ekonomi kecil yang melibatkan tenaga kerja lokal sebagai jasa penempel stiker.
Sistem Upah dan Cara Kerja.
Berdasarkan penelusuran di lapangan, mayoritas penyedia jasa ini tidak menerapkan sistem gaji pokok bulanan layaknya karyawan kantoran. Para pekerja biasanya dibayar menggunakan sistem setoran atau borongan.
Estimasi Pendapatan, Pekerja biasanya mendapatkan upah berkisar antara Rp50.000 hingga Rp100.000 per hari, tergantung pada jumlah stiker yang berhasil ditempel dan luas jangkauan wilayah.
Beberapa pengusaha sedot WC memberikan upah per pak stiker (misalnya per 100-200 lembar) dengan nilai yang disepakati bersama, Bonus Operasional Seringkali, pemberi kerja hanya memberikan uang bensin dan uang makan, sementara sisa pendapatannya bergantung pada target harian.
Kendala di Lapangan
eski terlihat sederhana, pekerjaan ini memiliki tantangan tersendiri. Para pekerja seringkali harus berhadapan dengan penertiban oleh petugas Satpol PP karena dianggap melanggar Peraturan Daerah (Perda) terkait kebersihan, keindahan, dan ketertiban umum (K3).
“Kami biasanya bergerak malam atau subuh agar tidak mengganggu ketertiban. Upahnya lumayan untuk sambungan hidup sehari-hari, walau memang bukan gaji tetap,” ujar salah satu penyedia jasa tempel yang enggan disebutkan namanya.
Imbauan Pemerintah
Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui dinas terkait terus mengimbau para pengusaha jasa untuk menggunakan media promosi yang lebih tertib dan tidak merusak fasilitas umum. Meskipun sektor ini membuka lapangan kerja informal, kepatuhan terhadap estetika kota tetap menjadi prioritas utama.
Oleh karenanya, upah jasa sedot WC ini masuk dalam kategori sektor informal, angkanya tidak mengacu pada UMK Indramayu 2026 secara resmi, Pendapatan mereka sangat bergantung pada kesepakatan verbal dengan pemilik armada sedot WC karena jasa mereka dibayar oleh mereka.














