Today

Nilai Rupiah Stabil Dibuka di Rp16.650 USD, Pasar Modal Dibayangi Aksi Jual Nonresiden

boniterbitjabar

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada pekan lalu menunjukkan pergerakan yang menjadi perhatian pelaku pasar
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada pekan lalu menunjukkan pergerakan yang menjadi perhatian pelaku pasar

​TERBITJABAR.COM | JAKARTA — Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada pekan lalu menunjukkan pergerakan yang menjadi perhatian pelaku pasar.

Berdasarkan perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah, mata uang Garuda dibuka pada level Rp16.650 per Dolar AS pada tanggal (12/12/2025)

​Pergerakan Rupiah ini terjadi di tengah masifnya aksi jual bersih (net sell) oleh investor nonresiden di sejumlah pasar domestik sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan Data yang ada, Setelmen hingga 11 Desember 2025 mencatat bahwa investor asing secara signifikan melepas aset-aset mereka di Indonesia.

​Rincian Aksi Jual Bersih Non residen (YTD s.d. 11 Desember 2025), Pasar Saham, Non residen tercatat melakukan jual neto (net sell) sebesar Rp25,95 triliun.

​Surat Berharga Negara (SBN), Aksi jual neto tercatat sebesar Rp3,49 triliun.

​Surat Berharga Rupiah Bank Indonesia (SRBI), Penjualan bersih paling besar terjadi di instrumen ini, mencapai angka Rp116,34 triliun.

​Total aksi jual neto yang signifikan ini mencerminkan sentimen kehati-hatian investor asing terhadap pasar keuangan domestik, yang berpotensi memberikan tekanan pada stabilitas nilai Rupiah.

Angka jual neto di SRBI menjadi yang terbesar, mengindikasikan pergeseran atau penarikan likuiditas yang cukup besar dari instrumen jangka pendek yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.

​Meskipun demikian, otoritas moneter terus berupaya menjaga stabilitas nilai Rupiah melalui berbagai instrumen kebijakan, termasuk intervensi di pasar valuta asing dan pasar Surat Berharga Negara, untuk meredam volatilitas yang terjadi akibat arus modal keluar tersebut.**

Related Post

Tinggalkan komentar