TERBITJABAR.COM | BEKASI – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Kompetensi resmi membuka pendaftaran Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Angkatan I Tahun 2026. Program ini dibiayai sepenuhnya oleh APBD Provinsi Jawa Barat dan ditujukan khusus bagi warga Jawa Barat yang ingin meningkatkan keahlian teknis siap kerja.
Pada angkatan pertama tahun ini, pelatihan akan dilaksanakan dengan sistem Boarding atau asrama, di mana seluruh peserta wajib menetap di lokasi pelatihan selama program berlangsung.
Terdapat lima program pelatihan intensif dengan durasi masing-masing 300 Jam Pelajaran (JP) yang dapat dipilih oleh masyarakat:
Kejuruan Las: Plate Welder SMAW 3G UP-PF.
Kejuruan Manufaktur: Pengoperasian Mesin Bubut.
Kejuruan Otomotif: Operator Forklift.
Kejuruan Listrik: Pengoperasian Instalasi Kontrol Industri Berbasis PLC.
Kejuruan TIK: Desain Grafis Muda.
Fasilitas Lengkap Bagi Peserta
Pemerintah berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi para peserta yang lolos seleksi. Selain mendapatkan sertifikat keahlian, peserta akan memperoleh berbagai fasilitas.
Asrama dan konsumsi (makan 3x sehari & snack 2x sehari).
Uang saku serta uang transport keberangkatan dan kepulangan.
Perlengkapan pelatihan (seragam, alat tulis, dan buku modul).
Jadwal Seleksi dan Pelaksanaan
Masyarakat yang berminat diharapkan segera mendaftarkan diri secara daring (online) sebelum batas waktu berakhir. Berikut adalah lini masa pendaftarannya:
Pendaftaran Online: Dibuka hingga 20 Februari 2026.
Seleksi Akademik & Wawancara: 2 – 13 Maret 2026.
Pengumuman Hasil Seleksi: 17 Maret 2026.
Pelaksanaan Pelatihan: 7 April – 13 Mei 2026 (berlokasi di BLK Kompetensi, Jl. KH. Agus Salim No. 206, Bekasi Timur).
Uji Kompetensi: 18 – 19 Mei 2026.
Persyaratan Pendaftaran
Calon peserta wajib merupakan warga Jawa Barat (ber-KTP Jabar) dengan usia minimal 18 tahun. Syarat lainnya mencakup tidak sedang dalam ikatan pendidikan formal (kuliah) atau proses rekrutmen perusahaan, serta sehat jasmani dan rohani.
Dokumen yang perlu disiapkan antara lain e-mail aktif, nomor WhatsApp, scan KTP, serta Ijazah terakhir atau Surat Keterangan Lulus (SKL).
Program ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran di Jawa Barat dengan mencetak tenaga kerja yang kompeten dan memiliki daya saing tinggi di pasar industri.









