TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU – Tumpukan tanaman eceng gondok di aliran Sungai Sukadadi, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, kembali menuai sorotan tajam dari warga setempat. Kondisi sungai yang dipenuhi gulma ini dinilai semakin parah, kumuh, dan mengganggu estetika lingkungan.
Padahal, menurut warga, kondisi ini sebelumnya telah menjadi atensi langsung dari Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang sempat berjanji akan segera memerintahkan pembersihan. Namun, hingga hari ini, Selasa (11/11/2025), janji pembersihan tersebut belum juga terealisasi.
Seorang warga Desa Sukadadi (yang meminta namanya tidak disebutkan) menyatakan kekecewaannya melihat pemandangan eceng gondok yang mencemari sungai tepat di depan rumahnya. Ia menyebut bahwa janji pembersihan dari Pemerintah Kabupaten Indramayu hingga kini belum diwujudkan.
”Sempat kedatangan Bupati Lucky Hakim, Eceng Gondok jadi salah satu atensi dari warga agar segera dibersihkan, tapi sampai sekarang masih belum ada tindakan nyata,” terangnya kepada awak media.
Tumpukan eceng gondok ini tidak hanya menyebabkan pemandangan yang “rungseb” dan kumuh, tetapi juga dikhawatirkan dapat menimbulkan masalah lingkungan lainnya.
Hal senada diungkapkan oleh rekan media dari Koran Cetak Cakrawala, Karyadi. Ia menilai pertumbuhan eceng gondok di sungai yang melintasi dua desa, yaitu Desa Sukadadi dan Tawangsari, seharusnya segera dibersihkan agar tidak terlihat kotor dan kumuh.
Karyadi menghimbau kepada pemerintah desa setempat agar segera mengambil tindakan. Ia menyarankan agar pembersihan eceng gondok dapat dilakukan secara gotong royong melibatkan seluruh elemen masyarakat.
”Ini sudah menjadi pekerjaan rumah (PR) yang mendesak bagi pemerintah desa setempat dan segenap penduduk. Jangan tunggu hingga kondisinya semakin parah,” tegas Karyadi.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Indramayu dapat segera menindaklanjuti atensi yang telah diberikan Bupati sebelumnya, demi mengembalikan keindahan dan fungsi Sungai Sukadadi.














