TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU – Sebuah perubahan signifikan kini terpampang nyata di Desa Panyindangan Kulon, tepatnya di Blok Gandok Etan. Proyek irigasi saluran desa yang digagas oleh PT Wijaya Karya (Wika) telah rampung, menyisakan jejak pembangunan yang tak hanya fungsional, tetapi juga estetis. Pada Minggu (29/6/2025).
Warga dan pengguna jalan disambut oleh pemandangan baru dari bentuk jembatan dan tanggul irigasi yang tertata rapi, menjadikan simbol kemajuan infrastruktur desa kususnya.
Proyek ini juga, bukan sekedar pembangunan fisik. Melainkan sekaligus mencerminkan pergeseran paradigma dalam tata kelola desa dari yang sebelumnya mengandalkan tambal sulam anggaran, kini berani menggandeng korporasi besar untuk solusi jangka panjang.
Progran pemerintah, PT.Wika, yang selama ini dikenal lewat proyek-proyek raksasa, berani menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan akar rumput di seluruh pelosok desa.
Secara teknis, saluran irigasi yang dibangun tidak hanya memperlancar distribusi air ke lahan pertanian, tetapi juga memperkuat struktur jalan desa yang selama ini rawan longsor saat musim hujan tentunya tergantung dari masing- masing infrastruktur jalanya.
Sebelumnya, Jembatan yang dibangun ulang dengan material kokoh dan desain modern menjadi penghubung vital antarblok, sekaligus mempercepat mobilitas warga yang lewat.
Namun, yang paling menarik adalah respons sosial dari masyarakat. Banyak warga mengaku takjub dengan perubahan yang terjadi dari bentuk hingga estetika keindahanya.
Diwaktu yang sama, Sarnadi, penguna jalan yang tengah melintas mengungkapkan saat dikonfirmasi oleh awak media, ia melihat perubahan disepanjang jalan memang banyak yang berobah, berbeda dengan jaman dulu, ia mengakui dengan kemajuan jaman dan perkembangan infrastruktur bangunan.
“Dulu jalan ini tdak seperti ini, tapi sekarang jembatan dan kalenan berubah total jadi tambah bagus,” ujar Sarnadi.
Pemandangan tembok irigasi dan aliran Air yang bersih dan tidak kotor dengan lumpur, jembatan yang tertata rapi bahkan mulai menjadi latar foto bagi anak-anak muda dan kerap kali ada yang mencuci motornya di pinggir jembatan ini.
Dari sisi ekonomi, proyek ini membuka peluang baru. Akses yang lebih baik memungkinkan hasil pertanian lebih cepat sampai ke pasar, dan membuka potensi pengembangan usaha kecil di sekitar jalur irigasi.
Tak heran jika ada beberapa warga mulai berpikir untuk membuka warung tumpah setiap menjelang Bulan Puasa di sekitar lokasi tersebut.
Meski demikian, tantangan tetap ada. Keberlanjutan proyek ini sangat bergantung pada perawatan rutin dan partisipasi aktif peran masyarakat.
Pemerintah desa diharapkan tidak hanya berhenti pada seremoni peresmian, tetapi juga membentuk sistem pengawasan dan pemeliharaan yang melibatkan warga.
Proyek irigasi Blok Gandok Etan adalah contoh nyata bahwa pembangunan desa bisa dilakukan dengan visi besar dan eksekusi yang profesional.
Bahkan, hampir sudah semua tertata rapi dari irigasi jalan, berkat dari pemerintah yang solid untuk infrasruktur sepanjang pelosok desa kecamatan sindang di kabupaten Indramayu kususnya.
Jika pola ini direplikasi di wilayah lain, bukan tidak mungkin wajah pedesaan seluruh kabupaten Indramayu akan berubah drastis dalam beberapa tahun ke depan lebih tertata, lebih produktif, dan lebih berdaya punya nilai yang tinggi untuk bisa berkembang dengan kabupaten lain.














