Today

Dampak distribusi Air Tersendat, Perumdam Tirta Darma Ayu Sampaikan Permohonan Maaf

Layanan air bersih di sejumlah wilayah cakupan Perumdam Tirta Darma Ayu mengalami gangguan signifikan dalam beberapa hari terakhir
Layanan air bersih di sejumlah wilayah cakupan Perumdam Tirta Darma Ayu mengalami gangguan signifikan dalam beberapa hari terakhir

TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU – Layanan air bersih di sejumlah wilayah cakupan Perumdam Tirta Darma Ayu mengalami gangguan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dipicu oleh cuaca ekstrem yang menyebabkan kualitas air baku menurun drastis.

Manajer Humas Perumdam Tirta Darma Ayu yang baru, Budi Suprihatin, menjelaskan bahwa tingginya curah hujan di wilayah hulu menjadi faktor utama. Hal tersebut berdampak pada melonjaknya tingkat kekeruhan (turbiditas) air baku yang masuk ke instalasi pengolahan.

“Kami atas nama direksi, khususnya Direktur Utama, memohon maaf atas pelayanan yang kurang maksimal, bahkan hingga tidak mengalir sama sekali di beberapa wilayah,” ujar Budi saat dikonfirmasi awak media, Rabu (25/3/2026).

Budi memaparkan bahwa tingkat kekeruhan yang sangat tinggi menjadi tantangan berat bagi petugas di lapangan, karena proses pengolahan konvensional memerlukan waktu lebih lama. Sebagai langkah percepatan, perusahaan telah menempuh upaya darurat.

“Salah satunya dengan mendatangkan perusahaan penyedia bahan kimia khusus yang dapat membantu mengikat endapan lumpur dalam air baku, sehingga proses penjernihan dapat berjalan lebih optimal,” tambahnya.

Pihak manajemen Perumdam terus memantau perkembangan cuaca di wilayah hulu. Perumdam Tirta Darma Ayu berharap intensitas hujan segera menurun agar beban pengolahan air tidak semakin berat.

“Mudah-mudahan malam ini kondisi sudah membaik dan kami bisa kembali memproduksi air bersih secara maksimal,” tegas Budi menutup keterangannya.

​Masyarakat diimbau untuk menampung air saat aliran kembali normal sebagai langkah antisipasi selama masa pemulihan teknis berlangsung.

Related Post

Tinggalkan komentar