Today

Satu Minggu Terendam Banjir, Warga Rambatan Blok C Keluhkan Air yang Tak Kunjung Surut

boniterbitjabar

Intensitas hujan yang tinggi selama sepekan terakhir mengakibatkan kawasan pemukiman warga di Blok C, RT 16 RW 05 RT. 17 RW
Intensitas hujan yang tinggi selama sepekan terakhir mengakibatkan kawasan pemukiman warga di Blok C, RT 16 RW 05 RT. 17 RW

TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU – Intensitas hujan yang tinggi selama sepekan terakhir mengakibatkan kawasan pemukiman warga di Blok C, RT 16 RW 05 RT. 17 RW.05 Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, terendam banjir.

Air setinggi betis orang dewasa dilaporkan telah merendam sedikitnya 10 rumah warga terendam bahkan sudah ada Air yang masuk rumah warga.

Kondisi ini memicu keprihatinan dari Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu, H. Ruswa, yang meninjau langsung lokasi terdampak pada Rabu (28/1/2026).

Dalam kunjungannya, Ruswa didampingi tim dari BBWS Cimanuk Cisanggarung untuk memetakan titik permasalahan drainase di wilayah tersebut.

Penyebab dan Keluhan Warga

Banjir yang tak kunjung surut selama hampir satu minggu ini diduga akibat kondisi geografis tanah yang berbentuk lebak (cekungan). Hal ini menyebabkan air tidak memiliki akses keluar dan hanya bermuara di satu titik pemukiman.

“Kondisi air sudah masuk ke dalam rumah. Kami khawatir karena hujan terus turun dan air tidak kunjung surut. Kami sangat berharap ada penanganan segera agar masalah ini tidak berlarut-larut,” ungkap salah satu warga setempat.

Pembuatan Sodetan Air.

Menanggapi keluhan tersebut, H. Ruswa menyatakan bahwa langkah teknis segera diperlukan untuk mengurai sumbatan air. Ia menegaskan perlunya pembuatan sodetan saluran air sebagai solusi jangka pendek maupun panjang.

Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu didampingi tim BBWS tinjau blok C Desa Rambatan Wetan

“Kami sedang mencari titik masalahnya secara detail. Menurut pantauan di lapangan, harus dilakukan sodetan saluran air agar genangan yang menyumbat bisa segera dialirkan keluar dari pemukiman warga,” ujar Ruswa di sela-sela peninjauannya.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya melakukan penyedotan air secara mandiri menggunakan pompa guna mengurangi ketinggian air yang masuk ke dalam rumah.

Kehadiran pihak BBWS diharapkan dapat mempercepat realisasi perbaikan saluran pembuangan di Desa Rambatan Wetan Blok C.

Related Post

Tinggalkan komentar