TERBITJABAR.COM | INDRAMAYU – Halaman Masjid Jami Baiturrahman di Desa Sliyeg, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, mendadak ramai dipadati warga pada Jumat (19/12/2025).
Ratusan masyarakat, yang didominasi oleh kaum ibu, tampak antusias melakukan ritual mandi bersama di sumur yang terletak di area halaman masjid tersebut.
Kegiatan yang dikenal dengan istilah “Ngalap Berkah” ini bertepatan dengan momentum Jumat Kliwon pada minggu ketiga bulan Desember.
Bagi masyarakat setempat, waktu tersebut diyakini memiliki keistimewaan tersendiri untuk memanjatkan doa dan mengharapkan keberuntungan, kesehatan, keselamatan.
Adat dan Keyakinan Turun-Temurun
Salah seorang jemaah Masjid Jami Baiturrahman mengungkapkan bahwa pemandangan seperti ini merupakan tradisi rutin yang selalu terjadi setiap Jumat Kliwon. Masyarakat meyakini bahwa air yang bersumber dari sumur di halaman masjid tersebut membawa keberkahan.
“Masyarakat meyakini ini sebagai bagian dari adat untuk meminta keberkahan melalui perantara air dari sumber sumur di halaman masjid ini. Apalagi kalau jatuhnya di Jumat Kliwon, pasti lebih ramai dari biasanya,” ujarnya kepada awak media.
Dilaksanakan Usai Salat Jumat
Berdasarkan pantauan media di lokasi, kerumunan warga mulai memadati area sumur sesaat setelah pelaksanaan salat Jumat berakhir dan langsung menyerbu untuk melakukan mandi tanpa batas usia.
Para pengunjung langsung menyerbu sumur dan melakukan mandi di tempat yang telah disediakan secara terbuka namun tetap tertib.
Tujuan utama dari aksi mandi bersama ini tidak lain adalah untuk menjaga kelestarian tradisi sekaligus sebagai bentuk ikhtiar spiritual masyarakat dalam mencari ketenangan dan keberkahan hidup.














